Topik
Penyelamatan Nuh dan para pengikutnya dan penenggelaman para pendustanya (Ayat 64)
فَكَذَّبُوهُ فَأَنْجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا عَمِينَ
Maka mereka mendustakan (Nuh). Lalu Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal. Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
Kritik
7:64 - Narasi penenggelaman massal terhadap seluruh kaum yang menolak dakwah Nuh menggambarkan hukuman kolektif yang tidak membedakan antara tingkat kesalahan individu, termasuk anak-anak, orang tua, atau mereka yang belum sepenuhnya memahami. Konsep hukuman kolektif ini bertentangan dengan prinsip keadilan individual dalam etika modern. Gambaran Allah menenggelamkan orang-orang hanya karena "mendustakan ayat" mencerminkan respons yang tidak proporsional terhadap ketidakpercayaan.
Moral Concern
Hukuman kolektif - Ayat 64, 72, dan 78 menggambarkan penghancuran massal seluruh komunitas, termasuk individu yang mungkin tidak bersalah seperti anak-anak, menunjukkan konsep keadilan yang bermasalah dari perspektif etika modern.