Topik
Musa diutus kepada Fir'aun dan para pemukanya (Ayat 103-108)
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُبِينٌ
Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
Logical Fallacy
Keajaiban sebagai bukti - Ayat 107-108 dan 117-118 mengandalkan keajaiban (tongkat menjadi ular, tangan bercahaya) sebagai bukti validitas klaim Musa, mengandalkan fenomena supranatural yang tidak dapat diverifikasi secara independen.