Bacaan
TopikKepemimpinan Ibrahim dan Pembangunan Ka'bah (124-132)
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang yang berserah diri kepada-Mu, dan anak cucu kami (juga) umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan (ibadah) haji kami, dan terimalah tobat kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
Logical Fallacy
Anachronistic Projection: Ibrahim berdoa agar anak cucunya menjadi 'umat yang berserah diri kepada-Mu (Islam)' — menggunakan term Islam yang muncul ribuan tahun setelah Ibrahim sebagai doa historis adalah anakronisme teologis yang digunakan untuk mengklaim Ibrahim sebagai 'Muslim pertama.'
Contradiction
Kontradiksi dengan Sumber Historis: Tidak ada catatan dalam tradisi Yahudi atau Kristen yang mengkonfirmasi bahwa Ibrahim berdoa dalam format ini. Al-Quran mengklaim narasi yang bertentangan dengan tradisi yang jauh lebih tua.
