Topik
Kehidupan dan kematian manusia serta kondisi pikun (Ayat 70)
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ ۚ وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ قَدِيرٌ
Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahakuasa.
Kritik
16:70 Menyajikan kondisi neurodegeneratif (pikun) sebagai intervensi langsung Allah, bukan sebagai proses biologis alami, berpotensi menciptakan stigma terhadap lansia dengan gangguan kognitif. Mengarahkan pada implikasi problematik bahwa penyakit adalah bentuk manipulasi ilahi.