Detail Ayat
Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 198
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun terkait dengan para sahabat yang khawatir berdosa apabilaberjualan pada musim haji. Dengan turunnya ayat ini Allah hendak mene-gaskan bahwa pada musim haji seseorang tidak dilarang berusaha, sepertiberdagang, bekerja, dan semisalnya, selama hal itu tidak mengganggu tu-juannya yang utama, yakni menunaikan ibadah haji dengan sempurna.
Topik
Wukuf di Arafah dan Masy'aril Haram (Ayat 198-199)
لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ ۚ فَإِذَا أَفَضْتُمْ مِنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ
Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam. Dan berzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu, sekalipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang tidak tahu.
Moral Concern
Ritualism as moral metric - Ritualisme sebagai ukuran moral. Ayat 196-199 memberikan perhatian terperinci pada ritual haji dan umrah, menciptakan sistem moralitas yang menekankan kepatuhan ritual daripada prinsip etika universal, yang berpotensi mengalihkan fokus dari persoalan keadilan sosial yang lebih luas.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya