Topik
Setiap orang beramal sesuai jalannya (Ayat 84)
قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَىٰ سَبِيلًا
Katakanlah (Muhammad), "Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing." Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
Kritik
Konsep "berbuat sesuai pembawaannya masing-masing" mengandung determinisme bermasalah yang bertentangan dengan prinsip tanggung jawab moral dan potensi perubahan diri. Implikasi sosialnya berbahaya: dapat digunakan untuk menjustifikasi ketidakadilan sebagai "pembawaan" yang tak terhindarkan.
Moral Concern
Ketegangan antara kehendak bebas dan predestinasi - Ayat 84 menyatakan "Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya", sementara ayat 97 menegaskan "barangsiapa Dia sesatkan...", menciptakan ambiguitas tentang basis pertanggungjawaban moral. Implikasi relativisme moral - Ayat 84 ("Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya") dapat diinterpretasikan sebagai bentuk determinisme moral yang mengaburkan konsep tanggung jawab pribadi.