Topik
Ibrahim menghancurkan berhala-berhala (Ayat 51-67)
قَالَ بَلْ فَعَلَهُ كَبِيرُهُمْ هَٰذَا فَاسْأَلُوهُمْ إِنْ كَانُوا يَنْطِقُونَ
Dia (Ibrahim) menjawab, "Sebenarnya (patung) besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara."
Kritik
(21:63) Ibrahim digambarkan berbohong dengan menyatakan "patung besar itu yang melakukannya," menunjukkan inkonsistensi moral dalam narasi—kebohongan strategis dibenarkan untuk figur keagamaan, menciptakan standar ganda dalam etika.
Logical Fallacy
Analogi yang menyesatkan - Ayat 58-63 menggambarkan Ibrahim menghancurkan berhala kemudian menyalahkan berhala terbesar, yang merupakan strategi retorika untuk menunjukkan ketidakmampuan berhala, namun tidak membentuk argumen logis yang koheren karena berawal dari premis yang sengaja palsu.