Topik
Ayub dan kesabarannya menghadapi ujian (Ayat 83-84)
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ
Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami.
Moral Concern
Patriarkalisme - Ayat 72-91 mencantumkan serangkaian figur laki-laki (Ibrahim, Ishak, Yakub, Lut, Nuh, Dawud, Sulaiman, Ayub, Ismail, Idris, Zulkifli, Yunus, Zakaria) sebagai penerima rahmat dan otoritas ilahi, dengan hanya satu perempuan (Maryam) yang disebutkan, yang menunjukkan ketidakseimbangan gender.