Detail Ayat
Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 251
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Topik
Daud membunuh Jalut dan diberi kerajaan (Ayat 251)
فَهَزَمُوهُمْ بِإِذْنِ اللَّهِ وَقَتَلَ دَاوُودُ جَالُوتَ وَآتَاهُ اللَّهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَهُ مِمَّا يَشَاءُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الْأَرْضُ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْعَالَمِينَ
Maka mereka mengalahkannya dengan izin Allah, dan Dawud membunuh Jalut. Kemudian Allah memberinya (Dawud) kerajaan, dan hikmah, dan mengajarinya apa yang Dia kehendaki. Dan kalau Allah tidak melindungi sebagian manusia dengan sebagian yang lain, niscaya rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan-Nya) atas seluruh alam.
Kritik
2:251 - Klaim bahwa "kalau Allah tidak melindungi sebagian manusia dengan sebagian yang lain, niscaya rusaklah bumi" menciptakan justifikasi teologis untuk kekerasan. Dari perspektif perdamaian kontemporer, melegitimasi perang sebagai bentuk "perlindungan ilahi" dapat digunakan untuk membenarkan imperialisme dan agresi militer.
Moral Concern
Violence justification - Pembenaran kekerasan. Ayat 244 dan 251 menganjurkan perang "di jalan Allah" dan menyebutkan Dawud membunuh Jalut sebagai narasi positif, menormalisasi kekerasan sebagai solusi untuk konflik, tanpa pertimbangan alternatif damai.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya