Topik
Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam (Ayat 107)
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.
Kritik
(21:107) Pernyataan bahwa Muhammad diutus "sebagai rahmat bagi seluruh alam" menciptakan klaim universal yang bertentangan dengan realitas empiris di mana pesan tersebut tidak diterima atau diketahui oleh banyak peradaban dan budaya sepanjang sejarah.
Moral Concern
Partikularisme moral dalam konteks universalisme - Ayat 107 menyatakan Muhammad diutus sebagai "rahmat bagi seluruh alam", namun ayat lain menekankan konsekuensi negatif bagi yang tidak mengikuti, menciptakan ketegangan antara klaim universalisme dan partikularisme.