Bacaan
TopikKeutamaan Sedekah, Cara Berinfak, dan Larangan Menyakiti (261-274)
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
Logical Fallacy
False Dichotomy: Satan vs Allah dalam Motivasi Finansial: Rasa takut akan kemiskinan = godaan setan; berinfak = ketaatan kepada Allah — framing biner ini menjadikan keputusan finansial yang hati-hati sebagai tanda pengaruh iblis, mempreskribsi donasi keagamaan sebagai satu-satunya bentuk kepercayaan kepada Allah.
