Detail Ayat
Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 269
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Topik
Hikmah kepada yang dikehendaki Allah (Ayat 269)
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
Dia memberikan hikmah102) kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.
Kritik
2:269 - Pernyataan bahwa "hikmah diberikan kepada siapa yang dikehendaki Allah" dan "hanya orang berakal yang dapat mengambil pelajaran" menciptakan sistem epistemologis elitis. Dari perspektif egalitarianisme pengetahuan modern, gagasan bahwa kebijaksanaan adalah pemberian eksklusif dari Tuhan dan hanya tersedia bagi kelompok terpilih bertentangan dengan prinsip akses universal terhadap pengetahuan.
Moral Concern
Justice vs. divine election - Keadilan versus pilihan ilahi. Ayat 269 menyatakan bahwa Allah "memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki", sementara ayat 286 menekankan bahwa Allah "tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya", menciptakan ketegangan antara distribusi karunia ilahi yang tampak sewenang-wenang dan prinsip keadilan yang seimbang.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya