Bacaan
TopikKondisi Orang-orang Kafir (Ayat 7-12)
إِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَٰنَ بِالْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ
Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan717) dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Catatan Depag
*717) Peringatan yang diberikan oleh Nabi Muhammad -'alaihiṣ ṣalātu was salām- hanyalah berguna bagi orang yang mau mengikutinya.
Logical Fallacy
(36:11): Appeal to consequences (positif) — Menjanjikan "ampunan dan pahala mulia" kepada mereka yang mengikuti peringatan bukan sebagai hasil argumen yang benar, melainkan sebagai insentif transaksional. Kebenaran tidak ditentukan oleh imbalan yang dijanjikan.
Moral Concern
(36:11): Sistem penyelamatan yang eksklusif: hanya "orang yang mengikuti peringatan dan takut kepada Tuhan" yang mendapat manfaat. Miliaran manusia yang tidak pernah mendengar peringatan ini, atau mendengar versi berbeda, secara sistemis dikecualikan — ketidakadilan struktural dalam teologi keselamatan ini.
