Bacaan
TopikKisah Penduduk Negeri (Ayat 13-32)
قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ
Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami."
Logical Fallacy
(36:18-19): Post hoc ergo propter hoc - Penduduk negeri secara keliru menyalahkan kedatangan utusan sebagai penyebab kesialan (nasib malang) yang mereka alami semata-mata karena kejadian tersebut terjadi secara berurutan, lalu direspons oleh utusan dengan klaim balik tanpa pembuktian silang.
Contradiction
Kontra S7:131 dan pola post hoc dalam Al-Quran: pola yang sama persis muncul di kisah Firaun — rakyat menyalahkan Musa atas bencana (S7:131). Dalam kedua kasus, penolakan logis bahwa korelasi bukan kausalitas diabaikan dan diganti dengan pencelaan moral.
