Bacaan
TopikKisah Penduduk Negeri (Ayat 13-32)
يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.
Logical Fallacy
(36:30): Appeal to pity (terbalik) / contempt — "Alangkah besarnya penyesalan para hamba itu; tiada datang seorang rasul pun kecuali mereka memperolok-oloknya" — ungkapan kesedihan retoris ini bukan argumen; ini adalah ekspresi contempt terhadap penolak yang dikemas sebagai ratapan.
Moral Concern
(36:30): Mengolok-olok dan merendahkan semua kelompok penolak dengan label "memperolok rasul" — generalisasi kolektif yang mengkriminalisasi skeptisisme intelektual sebagai kejahatan moral.
