Bacaan
TopikHari Kebangkitan (Ayat 48-54)
قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ
Mereka berkata, "Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya).
Logical Fallacy
(36:52): Begging the question — Orang kafir bertanya "Siapa yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami?" dan dijawab "Inilah yang dijanjikan Rahman dan rasul-Nya" — jawaban ini mengasumsikan validitas janji Rahman sebagai premis untuk membuktikan bahwa pembangkitan itu benar-benar dari Rahman.
Contradiction
Kontra S36:26 dan kesadaran di barzakh: S36:52 menggambarkan orang-orang "bangkit dari kubur/tempat tidur" seolah baru terbangun dari tidur panjang, menyiratkan ketidaksadaran di kubur. Namun S36:26-27 menggambarkan orang yang terbunuh langsung masuk surga dan memiliki kesadaran penuh. Inkonsistensi apakah ada alam barzakh yang sadar atau tidur.
