Bacaan
TopikKisah Nabi Ibrahim (Ayat 83-113)
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِي النُّجُومِ
Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang,
Logical Fallacy
(37:88-90): Deception as divine strategy — Ibrahim berpura-pura sakit untuk tidak menghadiri acara kaum, lalu menghancurkan berhala saat mereka pergi. Taktik penipuan Ibrahim dipresentasikan sebagai strategi cerdas tanpa evaluasi etis, bahkan diklaim sebagai bagian dari rencana ilahi.
Moral Concern
(37:88-93): Membenarkan kebohongan (berpura-pura sakit) dan vandalisme dengan menghancurkan berhala, melegitimasi intoleransi ekstrem dan perusakan terhadap simbol agama kelompok lain.
