Bacaan
TopikKisah Nabi Ibrahim (Ayat 83-113)
فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَ
Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.
Logical Fallacy
(37:97-98): Survivorship bias — narasi hanya mencatat bahwa api tidak membakar Ibrahim, tanpa menjelaskan mengapa orang-orang yang dibakar dalam situasi nyata tidak mendapat perlindungan serupa. Klaim mukjizat selektif tidak dapat dijadikan prinsip umum.
Contradiction
Kontra hukum fisika dan S3:183: S37:97-98 mengklaim api tidak membakar Ibrahim atas perintah Allah ("jadilah dingin dan keselamatan"). Tidak ada mekanisme ilmiah untuk api yang tidak membakar. Inkonsistensi: S3:183 mengklaim para nabi harus membawa mukjizat yang dapat diverifikasi, namun mukjizat Ibrahim tidak dapat direplikasi atau diverifikasi.
