Detail Ayat
Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 103
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Topik
Peringatan untuk tidak tergoda oleh Ahli Kitab (Ayat 100-105)
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
Kritik
3:103-104 Penggunaan istilah "masa jahiliah" untuk mendelegitimasi seluruh sejarah pra-Islam adalah distorsi historis. Konsep "menyuruh yang makruf dan mencegah yang mungkar" secara historis telah menjadi dasar bagi praktik polisi moral yang menginvasi kehidupan privat individu.
Logical Fallacy
Appeal to emotion (Bujukan emosi) - Ayat 3:103 menggunakan gambaran emosional tentang "berada di tepi jurang neraka" untuk mendorong kepatuhan, bukan berdasarkan penalaran.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya