Asbabun Nuzul
6-8 Nabi mengutus al-Walìd bin ‘Uqbah untuk mengambil zakat dari Bani al-Muêíaliq yang baru masuk Islam. Di tengah perjalanan, al-Walìd memu-tuskan kembali ke Madinah. Ia melapor kepada Nabi bahwa Bani al-Mus-íaliq enggan membayar zakat dan justru ingin membunuhnya, padahalsejatinya ia tidak pernah sampai ke perkampungan Bani al-Muêíaliq. Allahlalu menurunkan ayat ini.
Topik
Perintah meneliti berita dari orang fasik (Ayat 6) Menghindari penyesalan akibat tindakan terburu-buru (Ayat 6)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.