Topik
Manusia salah memahami ujian: menganggap kekayaan sebagai kemuliaan (15-16)
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."908)
Logical Fallacy
False Attribution (Verses 15-16)
Moral Concern
Divine Testing (Verses 15-16)