Detail Ayat

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 54

Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.

Topik

Perjanjian dengan Musa dan penyembahan anak sapi (Ayat 51-54)

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ إِنَّكُمْ ظَلَمْتُمْ أَنْفُسَكُمْ بِاتِّخَاذِكُمُ الْعِجْلَ فَتُوبُوا إِلَىٰ بَارِئِكُمْ فَاقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ عِنْدَ بَارِئِكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Kamu benar-benar telah menzalimi dirimu sendiri dengan menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sesembahan), karena itu bertobatlah kepada Penciptamu dan bunuhlah dirimu.28) Itu lebih baik bagimu di sisi Penciptamu. Dia akan menerima tobatmu. Sungguh, Dialah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Kritik

2:54 - Perintah "bunuhlah dirimu" sebagai bentuk tobat sangat problematik dari perspektif etika kontemporer. Anjuran bunuh diri kolektif sebagai penebusan dosa bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan modern dan berpotensi merusak secara psikologis.

Moral Concern

Perintah kekerasan refleksif - Solusi kekerasan terhadap diri. Ayat 54 berisi perintah "bunuhlah dirimu" sebagai cara bertobat, yang kontradiktif dengan prinsip moral yang menghargai kehidupan.

Ayat sebelumnya

Ayat berikutnya