Detail Ayat

Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 6

Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.

Asbabun Nuzul

Ayat di atas memberi penjelasan tentang tata cara tayamum dan sebab-sebab yang memperbolehkannya. Ayat ini turun ketika Nabi bersamapara sahabat berada di sebuah tempat yang sangat tandus dan jauh darimata air. Mereka kala itu juga tidak membawa bekal air.

Topik

Tata cara berwudhu, Ketentuan mandi junub, & Hukum tayammum (Ayat 6)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit265) atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh266) perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

Kritik

- Menyebutkan "menyentuh perempuan" sebagai pembatal kesucian mencerminkan ketidaksetaraan gender (tidak ada aturan serupa untuk menyentuh laki-laki). - Konsep pembersihan dengan debu (tayamum) ketika tidak ada air tidak memiliki dasar sanitasi ilmiah modern. - Ketergantungan ritual kebersihan pada jenis kelamin menunjukkan fokus pada aspek simbolik, bukan kebersihan sebenarnya.

Moral Concern

Ketidaksetaraan gender - Perempuan digambarkan sebagai objek yang dapat dinikahi dengan syarat tertentu (ayat 5), dan referensi tentang "menyentuh perempuan" dalam konteks ritual kesucian (ayat 6) menunjukkan pandangan yang tidak setara.

Ayat sebelumnya

Ayat berikutnya