Detail Ayat
Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 117
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Topik
Dialog Allah dengan Isa tentang klaim ketuhanannya (Ayat 116-118)
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۚ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ ۖ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنْتَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (yaitu), "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu," dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Maka setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkaulah Yang Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
Kritik
- Mengklaim Yesus hanya mengajarkan penyembahan Allah tunggal, mengabaikan kompleksitas teologi Kristologi dalam Injil Yohanes dan surat-surat Paulus. - Frasa "setelah Engkau mewafatkan aku" bertentangan dengan keyakinan Islam sendiri bahwa Isa tidak wafat di kayu salib.
Logical Fallacy
Pengalihan beban pembuktian - Ayat 116-117 menunjukkan Isa menjawab tuduhan dengan mengalihkan beban pembuktian: "Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya," alih-alih memberikan bukti positif.
Moral Concern
Ketegangan teologis - Terdapat ketegangan teologis dalam dialog antara Allah dan Isa pada ayat 116-117, di mana Isa menyangkal klaim keilahiannya, yang kontras dengan kepercayaan Kristen. Hal ini menciptakan dilema moral terkait validitas keyakinan religius yang berbeda.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya