Bacaan
TopikKedaulatan dan Keesaan Allah
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Dan Dialah yang berkuasa atas hamba-hamba-Nya. Dan Dia Mahabijaksana, Maha Mengetahui.
Logical Fallacy
Power-Based Authority: 'Allah berkuasa atas hamba-hamba-Nya' mendefinisikan hubungan manusia-Allah sebagai relasi kekuasaan (master-slave), bukan relasi cinta atau keadilan. Otoritas berbasis kekuasaan absolut tanpa akuntabilitas adalah pola yang bermasalah secara etis.
Moral Concern
Slave Metaphor for Human-Divine Relationship: Penggunaan konsep 'hamba' (abd/slave) sebagai relasi ideal antara manusia dan Allah menormalkan terminologi perbudakan dalam konteks spiritual — mencerminkan dan memperkuat budaya perbudakan dalam masyarakat pembuatnya.
