Detail Ayat

Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 46

Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.

Topik

Kekuasaan Ilahi atas panca indera dan hati (Ayat 46)

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصَارَكُمْ وَخَتَمَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِهِ ۗ انْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ ثُمَّ هُمْ يَصْدِفُونَ

Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang (kepada mereka) tanda-tanda kekuasaan (Kami), tetapi mereka tetap berpaling.

Kritik

6:46 - Menggunakan ancaman implisit tentang pencabutan indra dan fungsi kognitif sebagai metode persuasi. Pendekatan berbasis ketakutan terhadap kecacatan fisik ini problematik secara etis dan menciptakan stigma terhadap disabilitas.

Logical Fallacy

Loaded question - Ayat 6:46 mengandung pertanyaan "Siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" yang mengasumsikan keberadaan dan kemampuan Allah sebagai premis yang sudah diterima.

Moral Concern

Konformitas kognitif - Ayat 6:46 dan 6:50 mengimplikasikan bahwa tidak menerima argumen keimanan setara dengan "kebutaan" atau "tertutupnya hati", yang memunculkan pertanyaan tentang hak kebebasan berpikir dan mengekspresikan ketidaksetujuan.

Ayat sebelumnya

Ayat berikutnya