Detail Ayat
Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 99
Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.
Topik
Menurunkan hujan dan tumbuhan (Ayat 99)
وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۗ انْظُرُوا إِلَىٰ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمْ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
Kritik
6:99 - Meskipun mendeskripsikan proses pertumbuhan tanaman secara detail, ayat ini gagal mengenali mekanisme alami dan sebagai gantinya mengatribusikan fenomena biologis standar kepada intervensi supernatural langsung, berpotensi menghambat investigasi ilmiah.
Logical Fallacy
Appeal to nature - Ayat 6:95-99 menggunakan fenomena alam (pertumbuhan tanaman, pergantian siang-malam, dll.) sebagai bukti kekuasaan Allah, namun keberadaan fenomena alam tidak secara logis membuktikan adanya pengatur tertentu.
Moral Concern
Ekslusivisme kognitif - Ayat 6:97-99 menyatakan tanda-tanda kebesaran hanya dijelaskan kepada "orang-orang yang mengetahui", menciptakan hierarki epistemik yang membatasi akses pengetahuan berdasarkan status keimanan.
Ayat sebelumnya
Ayat berikutnya