Bacaan
TopikKeteguhan Kekafiran Meski Ada Bukti
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ
Dan demikianlah untuk setiap Nabi Kami menjadikan musuh, yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama (kebohongan) yang mereka ada-adakan.
Logical Fallacy
Guilt by Association: Penentang Muhammad dilabeli 'setan-setan manusia dan jin' — menolak posisi mereka melalui asosiasi negatif tanpa mengevaluasi argumen mereka.
Moral Concern
Labeling Oposisi sebagai Setan: Menyebut penentang sebagai "setan-setan manusia dan jin" adalah dehumanisasi total yang menolak kemungkinan bahwa mereka memiliki argumen yang perlu ditanggapi.
