Detail Ayat

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 90

Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.

Topik

Penolakan terhadap wahyu baru (Ayat 89-90)

بِئْسَمَا اشْتَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ أَنْ يَكْفُرُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ بَغْيًا أَنْ يُنَزِّلَ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۖ فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ ۚ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ

Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.40) Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan.41) Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.

Kritik

2:90 - Menuduh kelompok religius bertindak karena "dengki" tanpa bukti objektif merupakan atribusi motif negatif. Narasi semacam ini berpotensi memperkuat stereotip dan meningkatkan ketegangan antaragama.

Logical Fallacy

Begging the question - Penalaran melingkar. Ayat 89-91 menyatakan bahwa Al-Qur'an membenarkan kitab yang mereka miliki, dan ketidakpercayaan mereka terhadap Al-Qur'an membuktikan ketidaktulusan mereka, menciptakan logika yang melingkar.

Moral Concern

Religious tribalism - Tribalisme religius. Ayat 90 menyiratkan bahwa penolakan terhadap wahyu baru hanya berdasarkan "dengki", mengabaikan kemungkinan keberatan intelektual atau teologis yang tulus.

Ayat sebelumnya

Ayat berikutnya