Ayat 1
Kemuliaan Allah yang menurunkan Al-Furqan (Al-Qur'an) (Ayat 1)
Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-Qur`an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia),
Menampilkan semua ayat dari Al-Furqan. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Kemuliaan Allah yang menurunkan Al-Furqan (Al-Qur'an) (Ayat 1)
Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-Qur`an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia),
Ayat 2
Kekuasaan Allah atas langit dan bumi (Ayat 2) Ketiadaan anak dan sekutu bagi Allah (Ayat 2)
Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekusaan (-Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.
Ayat 3
Ketidakberdayaan tuhan-tuhan selain Allah (Ayat 3)
Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan, dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
Ayat 4
Tuduhan bahwa Al-Qur'an adalah kebohongan (Ayat 4)
Dan orang-orang kafir berkata, "(Al-Qur`an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain." Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar.
Ayat 5
Tuduhan bahwa Al-Qur'an adalah dongeng orang-orang terdahulu (Ayat 5)
Dan mereka berkata, "(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang."
Ayat 6
Penegasan bahwa Al-Qur'an diturunkan oleh Yang Maha Mengetahui (Ayat 6)
Katakanlah (Muhammad), "(Al-Qur`an) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Ayat 7
Keberatan terhadap Nabi yang makan dan berjalan di pasar (Ayat 7-8)
Dan mereka berkata, "Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,
Ayat 8
Keberatan terhadap Nabi yang makan dan berjalan di pasar (Ayat 7-8)
atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari(hasil)nya?" Dan orang-orang zalim itu berkata, "Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir."
Ayat 9
Sikap mengejek dengan perumpamaan-perumpamaan (Ayat 9)
Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang engkau, maka sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).
Ayat 10
Janji Allah untuk memberi yang lebih baik (Ayat 10)
Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik daripada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu.
Ayat 11
Neraka bagi yang mendustakan hari kiamat (Ayat 11-12)
Bahkan mereka mendustakan hari Kiamat. Dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.
Ayat 12
Neraka bagi yang mendustakan hari kiamat (Ayat 11-12)
Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya.
Ayat 13
Penderitaan mereka ketika dilemparkan ke neraka (Ayat 13-14)
Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan.572)
Ayat 14
Penderitaan mereka ketika dilemparkan ke neraka (Ayat 13-14)
(Akan dikatakan kepada mereka), "Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang berulang-ulang."
Ayat 15
Perbandingan antara neraka dan surga keabadian (Ayat 15-16)
Katakanlah (Muhammad), "Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?"
Ayat 16
Perbandingan antara neraka dan surga keabadian (Ayat 15-16)
Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga), mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya).
Ayat 17
Dialog antara Allah dan sesembahan palsu (Ayat 17-18)
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah), "Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?"
Ayat 18
Dialog antara Allah dan sesembahan palsu (Ayat 17-18)
Mereka (yang disembah itu) menjawab, "Mahasuci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau,573) tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup, sehingga mereka melupakan peringatan; dan mereka kaum yang binasa."
Ayat 19
Pengakuan berhala tentang kesesatan (Ayat 18-19)
Maka sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu). Dan barang siapa di antara kamu berbuat zalim, niscaya Kami timpakan kepadanya rasa azab yang besar.
Ayat 20
Sifat para rasul yang juga makan dan berjalan di pasar (Ayat 20)
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.
Ayat 21
Kesombongan orang-orang yang menolak (Ayat 21)
Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, "Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman).
Ayat 22
Keadaan orang-orang berdosa pada hari kiamat (Ayat 22-23)
(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "ḥijran maḥjūrā."574)
Ayat 23
Keadaan orang-orang berdosa pada hari kiamat (Ayat 22-23)
Dan Kami akan perlihatkan segala amal575) yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.
Ayat 24
Perbedaan penghuni surga dan neraka (Ayat 24)
Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.
Ayat 25
Langit terbelah dan turunnya malaikat (Ayat 25)
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) langit pecah mengeluarkan kabut putih dan para malaikat diturunkan (secara) bergelombang.
Ayat 26
Kedaulatan Allah pada hari kiamat (Ayat 26)
Kerajaan yang hak576) pada hari itu adalah milik Tuhan Yang Maha Pengasih. Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir.
Ayat 27
Penyesalan orang zalim (Ayat 27-29)
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit kedua tangannya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, "Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.
Ayat 28
Penyesalan orang zalim (Ayat 27-29)
Wahai celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan 577) itu teman akrab(ku),
Ayat 29
Penyesalan orang zalim (Ayat 27-29)
sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur`an) ketika (Al-Qur`an) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia."
Ayat 30
Pengaduan Rasul tentang kaumnya yang meninggalkan Al-Qur'an (Ayat 30)
Dan Rasul (Muhammad) berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur`an ini diabaikan."
Ayat 31
Musuh bagi setiap nabi dari kalangan penjahat (Ayat 31)
Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.
Ayat 32
Hikmah Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur (Ayat 32)
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menanggapi anggapan kaum musyrik bahwa penga-kuan Rasulullah sebagai utusan Allah adalah bohong adanya karena Al-Qur’an turun kepada beliau secara bertahap, yang mereka anggap sebagaibukti kebencian Allah kepada beliau.
Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur`an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah,578) agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil³ (berangsur-angsur, perlahan dan benar).
Ayat 33
Kebenaran penjelasan Allah (Ayat 33)
Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik.
Ayat 34
Keburukan tempat kembali orang kafir (Ayat 34)
Orang-orang yang dikumpulkan di neraka Jahanam dengan diseret wajahnya, mereka itulah yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.
Ayat 35
Pemberian kitab kepada Musa dan Harun (Ayat 35-36)
Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertainya sebagai wazir (pembantu).
Ayat 36
Pemberian kitab kepada Musa dan Harun (Ayat 35-36)
Kemudian Kami berfirman (kepada keduanya), "Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami." Lalu Kami hancurkan mereka dengan sehancur-hancurnya.
Ayat 37
Kehancuran kaum Nuh (Ayat 37)
Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh ketika mereka mendustakan para rasul. Kami tenggelamkam mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;
Ayat 38
Kebinasaan kaum 'Ad, Tsamud, dan penduduk Ar-Rass (Ayat 38-39)
dan (telah Kami binasakan) kaum 'Ād dan Samud dan penduduk Rass579) serta banyak (lagi) generasi di antara (kaum-kaum) itu.
Ayat 39
Kebinasaan kaum 'Ad, Tsamud, dan penduduk Ar-Rass (Ayat 38-39)
Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.
Ayat 40
Kota yang dihujani hujan batu (Kaum Luth) (Ayat 40)
Dan sungguh, mereka (kaum musyrik Mekkah) telah melalui negeri (Sodom) yang (dulu) dijatuhi hujan yang buruk (hujan batu). Tidakkah mereka menyaksikannya? Bahkan mereka itu sebenarnya tidak mengharapkan hari kebangkitan.
Ayat 41
Ejekan terhadap Rasulullah (Ayat 41-42)
Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), "Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?
Ayat 42
Ejekan terhadap Rasulullah (Ayat 41-42)
Sungguh, hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap bertahan (menyembah)nya." Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.
Ayat 43
Orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan (Ayat 43-44)
Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan keinginannya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindungnya?
Ayat 44
Perbandingan dengan binatang ternak (Ayat 44)
atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya.
Ayat 45
Perpanjangan dan pemendekan bayangan (Ayat 45-46)
Tidakkah engkau memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikannya (bayang-bayang itu) tetap, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk,
Ayat 46
Perpanjangan dan pemendekan bayangan (Ayat 45-46)
kemudian Kami menariknya (bayang-bayang itu) kepada Kami580) sedikit demi sedikit.
Ayat 47
Malam sebagai penutup dan siang untuk beraktivitas (Ayat 47)
Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.
Ayat 48
Angin sebagai pembawa kabar gembira sebelum hujan (Ayat 48)
Dan Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih,
Ayat 49
Air hujan untuk menghidupkan tanah yang mati (Ayat 48-49)
agar (dengan air itu) Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak.
Ayat 50
Al-Qur'an disebarluaskan untuk peringatan (Ayat 50)
Dan sungguh, Kami telah mempergilirkan (hujan) itu di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat).
Ayat 51
Tidak perlu menaati orang-orang kafir (Ayat 51)
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri.
Ayat 52
Berjihad dengan Al-Qur'an (Ayat 52)
Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al-Qur`an) dengan (semangat) perjuangan yang besar.
Ayat 53
Dua laut yang satu tawar dan yang satu asin (Ayat 53)
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.
Ayat 54
Penciptaan manusia dari air (Ayat 54)
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan muṣāharah581) dan Tuhanmu adalah Mahakuasa.
Ayat 55
Penyembahan hal-hal yang tidak memberi manfaat (Ayat 55)
Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mendatangkan bencana kepada mereka. Orang-orang kafir adalah penolong (setan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.
Ayat 56
Tugas Rasul hanya menyampaikan kabar gembira dan peringatan (Ayat 56)
Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.
Ayat 57
Rasul tidak meminta upah (Ayat 57)
Katakanlah, "Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kamu dalam menyampaikan (risalah) itu, melainkan (mengharapkan agar) orang-orang mau mengambil jalan kepada Tuhannya."
Ayat 58
Bertawakkal kepada Allah Yang Maha Hidup (Ayat 58)
Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya,
Ayat 59
Allah yang menciptakan segala sesuatu dalam enam masa (Ayat 59)
yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad).
Ayat 60
Penolakan bersujud kepada Ar-Rahman (Ayat 60)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Sujudlah kepada Yang Maha Pengasih", mereka menjawab, "Siapakah Yang Maha Pengasih itu? Apakah kami harus sujud kepada Allah yang engkau (Muhammad) perintahkan kepada kami (bersujud kepada-Nya)?" Dan mereka makin jauh lari (dari kebenaran).
Ayat 61
Penciptaan gugusan bintang di langit (Ayat 61) Penciptaan matahari dan bulan (Ayat 61)
Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar.
Ayat 62
Pergantian malam dan siang sebagai peringatan (Ayat 62)
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur.
Ayat 63
Berjalan dengan rendah hati (Ayat 63) Mengucapkan kata-kata damai kepada orang jahil (Ayat 63)
Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, "salām,"
Ayat 64
Beribadah pada malam hari (Ayat 64)
dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.
Ayat 65
Memohon dijauhkan dari azab neraka (Ayat 65-66)
Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal,"
Ayat 66
Memohon dijauhkan dari azab neraka (Ayat 65-66)
Sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
Ayat 67
Sederhana dalam berinfak (Ayat 67)
Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,
Ayat 68
Tidak menyekutukan Allah (Ayat 68) Tidak membunuh dan berzina (Ayat 68)
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk mengonfirmasi jawaban Rasulullah atas pertanyaan‘Abdullàh bin Mas‘ùd tentang dosa yang paling besar di sisi Allah.
dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,
Ayat 69
Bertaubat dan beramal saleh (Ayat 69-71)
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
Ayat 70
Bertaubat dan beramal saleh (Ayat 69-71)
kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Ayat 71
Bertaubat dan beramal saleh (Ayat 69-71)
Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.
Ayat 72
Tidak bersaksi palsu (Ayat 72)
Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya,
Ayat 73
Menerima nasihat dengan terbuka (Ayat 73)
dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta,
Ayat 74
Memohon kebaikan bagi keluarga (Ayat 74)
Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
Ayat 75
Balasan surga bagi mereka yang sabar (Ayat 75-76)
Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam,
Ayat 76
Balasan surga bagi mereka yang sabar (Ayat 75-76)
mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
Ayat 77
Penutup tentang pentingnya doa dan ibadah (Ayat 77)
Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), "Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)."