Ayat 1
Allah bersumpah dengan pena dan tulisan bahwa Muhammad bukanlah orang gila (1-2)
Nūn. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
Menampilkan semua ayat dari Al-Qalam. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Allah bersumpah dengan pena dan tulisan bahwa Muhammad bukanlah orang gila (1-2)
Nūn. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
Ayat 2
Allah bersumpah dengan pena dan tulisan bahwa Muhammad bukanlah orang gila (1-2)
dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.
Ayat 3
Nabi akan mendapat pahala tak terhingga dan memiliki akhlak yang agung (3-4)
Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
Ayat 4
Nabi akan mendapat pahala tak terhingga dan memiliki akhlak yang agung (3-4)
Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.
Ayat 5
Akan terlihat siapa yang sebenarnya tersesat dan siapa yang mendapat petunjuk (5-7)
Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
Ayat 6
Akan terlihat siapa yang sebenarnya tersesat dan siapa yang mendapat petunjuk (5-7)
siapa di antara kamu yang gila?
Ayat 7
Akan terlihat siapa yang sebenarnya tersesat dan siapa yang mendapat petunjuk (5-7)
Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
Ayat 8
Perintah untuk tidak menaati para pendustaa yang ingin Nabi berkompromi (8-9)
Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
Ayat 9
Perintah untuk tidak menaati para pendustaa yang ingin Nabi berkompromi (8-9)
Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).
Ayat 10
Ciri-ciri penentang: suka bersumpah, menghina, menyebar fitnah, menghalangi kebaikan (10-13)
Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
Logical Fallacy
Ad Hominem (Verses 10-14)
Ayat 11
Ciri-ciri penentang: suka bersumpah, menghina, menyebar fitnah, menghalangi kebaikan (10-13)
suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,
Logical Fallacy
Ad Hominem (Verses 10-14)
Ayat 12
Ciri-ciri penentang: suka bersumpah, menghina, menyebar fitnah, menghalangi kebaikan (10-13)
yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
Logical Fallacy
Ad Hominem (Verses 10-14)
Ayat 13
Ciri-ciri penentang: suka bersumpah, menghina, menyebar fitnah, menghalangi kebaikan (10-13)
yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
Logical Fallacy
Ad Hominem (Verses 10-14)
Ayat 14
Mereka menolak ayat Allah karena kesombongan atas harta dan keturunannya (14-16)
karena dia kaya dan banyak anak.845)
Logical Fallacy
Ad Hominem (Verses 10-14)
Ayat 15
Mereka menolak ayat Allah karena kesombongan atas harta dan keturunannya (14-16)
Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, "(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu."
Ayat 16
Mereka menolak ayat Allah karena kesombongan atas harta dan keturunannya (14-16)
Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya).846)
Moral Concern
Dehumanization (Verse 16)
Ayat 17
Ujian bagi kaum kafir seperti ujian pemilik kebun yang bersumpah memanen hasil tanpa mengucap InsyaAllah (17-19)
Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 18
Ujian bagi kaum kafir seperti ujian pemilik kebun yang bersumpah memanen hasil tanpa mengucap InsyaAllah (17-19)
tetapi mereka tidak mengecualikan (dengan mengucapkan, "Insya Allah").
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 19
Ujian bagi kaum kafir seperti ujian pemilik kebun yang bersumpah memanen hasil tanpa mengucap InsyaAllah (17-19)
Lalu kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 20
Kebun dimusnahkan saat pemiliknya tidur hingga menjadi seperti tanah yang dipanen habis (20-21)
Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,847)
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 21
Kebun dimusnahkan saat pemiliknya tidur hingga menjadi seperti tanah yang dipanen habis (20-21)
lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 22
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
"Pergilah pagi-pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil."
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 23
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik.
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 24
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
"Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin masuk ke dalam kebunmu."
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 25
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
Moral Concern
Social Justice Issues (Verses 17-25)
Ayat 26
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata, "Sungguh, kita ini benar-benar orang-orang yang sesat,
Ayat 27
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
bahkan kita tak memperoleh apa pun."
Ayat 28
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka, "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu)."848)
Ayat 29
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Mereka mengucapkan, "Mahasuci Tuhan kami, sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim."
Ayat 30
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Lalu mereka saling berhadapan dan saling menyalahkan.
Ayat 31
Pemilik kebun saling menyalahkan dan mengakui kesalahan mereka (22-31)
Mereka berkata, "Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.
Ayat 32
Hukuman di dunia lebih ringan dibanding hukuman akhirat bagi yang menyadarinya (32-33)
Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.
Ayat 33
Hukuman di dunia lebih ringan dibanding hukuman akhirat bagi yang menyadarinya (32-33)
Seperti itulah azab (di dunia). Dan sungguh, azab akhirat lebih besar sekiranya mereka mengetahui.849)
Logical Fallacy
Appeal to Consequences (Verses 33, 42-43)
Ayat 34
Orang bertakwa mendapat surga kenikmatan di sisi Tuhan (34)
Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
Ayat 35
Pertanyaan retoris: apakah Muslim sama dengan penjahat? (35-36)
Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?850)
Logical Fallacy
False Equivalence (Verse 35)
Ayat 36
Pertanyaan retoris: apakah Muslim sama dengan penjahat? (35-36)
Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?
Ayat 37
Tantangan bagi yang membuat keputusan sendiri: apakah mereka punya kitab atau jaminan? (37-41)
Atau apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?
Ayat 38
Tantangan bagi yang membuat keputusan sendiri: apakah mereka punya kitab atau jaminan? (37-41)
Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
Ayat 39
Tantangan bagi yang membuat keputusan sendiri: apakah mereka punya kitab atau jaminan? (37-41)
Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
Ayat 40
Tantangan bagi yang membuat keputusan sendiri: apakah mereka punya kitab atau jaminan? (37-41)
Tanyakanlah kepada mereka, "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?"
Ayat 41
Tantangan bagi yang membuat keputusan sendiri: apakah mereka punya kitab atau jaminan? (37-41)
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.
Ayat 42
Hari ketika betis disingkapkan dan orang-orang dipanggil untuk bersujud namun tidak mampu (42-43)
(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan851) dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,852)
Logical Fallacy
Appeal to Consequences (Verses 33, 42-43)
Moral Concern
Coercion in Faith (Verses 42-43)
Ayat 43
Hari ketika betis disingkapkan dan orang-orang dipanggil untuk bersujud namun tidak mampu (42-43)
pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).
Logical Fallacy
Appeal to Consequences (Verses 33, 42-43)
Moral Concern
Coercion in Faith (Verses 42-43)
Ayat 44
Peringatan untuk meninggalkan pendustaa yang akan dituntun pada kehancuran (44-45)
Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur`an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
Moral Concern
Psychological Manipulation (Verses 44-45)
Ayat 45
Peringatan untuk meninggalkan pendustaa yang akan dituntun pada kehancuran (44-45)
dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.
Moral Concern
Psychological Manipulation (Verses 44-45)
Ayat 46
Nabi diperintah bersabar seperti Nabi Yunus dan tidak terpengaruh tatapan penentang (48-52)
Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan hutang?
Ayat 47
Nabi diperintah bersabar seperti Nabi Yunus dan tidak terpengaruh tatapan penentang (48-52)
Ataukah mereka mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya?
Ayat 48
Nabi diperintah bersabar seperti Nabi Yunus dan tidak terpengaruh tatapan penentang (48-52)
Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
Ayat 49
Nabi diperintah bersabar seperti Nabi Yunus dan tidak terpengaruh tatapan penentang (48-52)
Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
Ayat 50
Nabi diperintah bersabar seperti Nabi Yunus dan tidak terpengaruh tatapan penentang (48-52)
Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang saleh.
Ayat 51
Al-Qur'an adalah peringatan bagi seluruh alam, bukan perkataan orang gila (51-52)
Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur`an dan mereka berkata, "Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila."853)
Ayat 52
Al-Qur'an adalah peringatan bagi seluruh alam, bukan perkataan orang gila (51-52)
Padahal Al-Qur`an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.