Ayat 1
Teguran karena berpaling dari seorang tuna netra yang datang mencari petunjuk (1-3)
Asbabun Nuzul
1-10 Ayat ini turun berkenaan dengan seorang tunanetra (‘Abdullàh bin UmmiMaktùm) yang menghadap Nabi untuk belajar agama. Kebetulan waktuitu Nabi sedang menjamu seorang pembesar kaum musyrik. Beliau inginsekali sang pembesar masuk Islam sehingga tidak mengacuhkan permin-taan pria buta tadi. Ayat di atas turun untuk menegur perlakuan Nabi ter-sebut.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ عَبَسَ وَتَوَلَّىٰDia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 2
Teguran karena berpaling dari seorang tuna netra yang datang mencari petunjuk (1-3)
أَنْ جَاءَهُ الْأَعْمَىٰkarena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 3
Teguran karena berpaling dari seorang tuna netra yang datang mencari petunjuk (1-3)
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّىٰDan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 4
Pertanyaan reflektif tentang kemungkinan orang buta tersebut menyucikan diri (4-5)
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرَىٰatau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 5
Pertanyaan reflektif tentang kemungkinan orang buta tersebut menyucikan diri (4-5)
أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰAdapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 6
Perhatian lebih diberikan kepada orang kaya yang tidak peduli dengan kesucian diri (6-9)
فَأَنْتَ لَهُ تَصَدَّىٰmaka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 7
Perhatian lebih diberikan kepada orang kaya yang tidak peduli dengan kesucian diri (6-9)
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰpadahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 8
Perhatian lebih diberikan kepada orang kaya yang tidak peduli dengan kesucian diri (6-9)
وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَىٰDan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 9
Perhatian lebih diberikan kepada orang kaya yang tidak peduli dengan kesucian diri (6-9)
وَهُوَ يَخْشَىٰsedang dia takut (kepada Allah),
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 10
Kesalahan mengabaikan orang yang datang dengan penuh semangat dan takwa (10)
فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰengkau (Muhammad) malah mengabaikannya.
Moral Concern
Class Discrimination Critique (Verses 1-10)
Ayat 11
Al-Qur'an adalah peringatan bagi siapa saja yang mau mengambil pelajaran (11-12)
كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌSekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
Ayat 12
Al-Qur'an adalah peringatan bagi siapa saja yang mau mengambil pelajaran (11-12)
فَمَنْ شَاءَ ذَكَرَهُmaka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
Ayat 13
Al-Qur'an berada dalam lembaran-lembaran yang mulia, tinggi dan suci (13-14)
فِي صُحُفٍ مُكَرَّمَةٍdi dalam kitab-kitab yang dimuliakan (di sisi Allah),
Ayat 14
Al-Qur'an berada dalam lembaran-lembaran yang mulia, tinggi dan suci (13-14)
مَرْفُوعَةٍ مُطَهَّرَةٍyang ditinggikan (dan) disucikan,
Ayat 15
Al-Qur'an ditulis oleh para malaikat yang mulia dan berbakti (15-16)
بِأَيْدِي سَفَرَةٍdi tangan para utusan (malaikat),
Ayat 16
Al-Qur'an ditulis oleh para malaikat yang mulia dan berbakti (15-16)
كِرَامٍ بَرَرَةٍyang mulia lagi berbakti.
Ayat 17
Kutukan terhadap manusia yang sangat ingkar kepada Allah (17-19)
قُتِلَ الْإِنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُCelakalah manusia! Alangkah kufurnya dia!
Ayat 18
Penciptaan manusia dari setetes mani yang kemudian disempurnakan (18-19)
مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُDari apakah Dia (Allah) menciptakannya?
Logical Fallacy
Post Hoc Fallacy (Verses 18-22)
Ayat 19
Penciptaan manusia dari setetes mani yang kemudian disempurnakan (18-19)
مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُDari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.897)
Logical Fallacy
Post Hoc Fallacy (Verses 18-22)
Ayat 20
Allah memudahkan jalan hidupnya, lalu mematikan dan menguburkannya (20-21)
ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُKemudian jalannya Dia mudahkan,898)
Logical Fallacy
Post Hoc Fallacy (Verses 18-22)
Ayat 21
Allah memudahkan jalan hidupnya, lalu mematikan dan menguburkannya (20-21)
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُkemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,
Logical Fallacy
Post Hoc Fallacy (Verses 18-22)
Ayat 22
Allah akan membangkitkan manusia ketika Dia menghendaki (22)
ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُkemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
Logical Fallacy
Post Hoc Fallacy (Verses 18-22)
Ayat 23
Manusia belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah (23)
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُSekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
Ayat 24
Ajakan untuk merenungkan proses terciptanya makanan (24)
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِMaka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 25
Air hujan yang diturunkan dengan melimpah (25)
أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّاKamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 26
Bumi yang dibelah untuk menumbuhkan tanaman (26-27)
ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّاkemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 27
Bumi yang dibelah untuk menumbuhkan tanaman (26-27)
فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّاlalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 28
Aneka tumbuhan sebagai makanan manusia dan hewan (28-32)
وَعِنَبًا وَقَضْبًاdan anggur dan sayur-sayuran,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 29
Aneka tumbuhan sebagai makanan manusia dan hewan (28-32)
وَزَيْتُونًا وَنَخْلًاdan zaitun dan pohon kurma,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 30
Aneka tumbuhan sebagai makanan manusia dan hewan (28-32)
وَحَدَائِقَ غُلْبًاdan kebun-kebun (yang) rindang,
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 31
Aneka tumbuhan sebagai makanan manusia dan hewan (28-32)
وَفَاكِهَةً وَأَبًّاdan buah-buahan serta rerumputan.
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 32
Aneka tumbuhan sebagai makanan manusia dan hewan (28-32)
مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
Logical Fallacy
Appeal to Nature (Verses 24-32)
Ayat 33
Tiupan sangkakala yang memekakkan telinga akan datang (33)
فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُMaka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
Ayat 34
Manusia akan lari dari keluarganya karena situasi yang menakutkan (34-36)
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِpada hari itu manusia lari dari saudaranya,
Moral Concern
Family Bond Dissolution (Verses 34-37)
Ayat 35
Manusia akan lari dari keluarganya karena situasi yang menakutkan (34-36)
وَأُمِّهِ وَأَبِيهِdan dari ibu dan bapaknya,
Moral Concern
Family Bond Dissolution (Verses 34-37)
Ayat 36
Manusia akan lari dari keluarganya karena situasi yang menakutkan (34-36)
وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِdan dari istri dan anak-anaknya.
Moral Concern
Family Bond Dissolution (Verses 34-37)
Ayat 37
Setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri pada hari itu (37)
لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِSetiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
Moral Concern
Family Bond Dissolution (Verses 34-37)
Ayat 38
Wajah-wajah berseri-seri bagi orang beriman (38-39)
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُسْفِرَةٌPada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
Logical Fallacy
False Dichotomy (Verses 38-42)
Moral Concern
Binary Justice (Verses 38-42)
Ayat 39
Wajah-wajah berseri-seri bagi orang beriman (38-39)
ضَاحِكَةٌ مُسْتَبْشِرَةٌtertawa dan gembira ria,
Logical Fallacy
False Dichotomy (Verses 38-42)
Moral Concern
Binary Justice (Verses 38-42)
Ayat 40
Wajah-wajah berdebu dan gelap bagi orang kafir dan jahat (40-42)
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌdan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
Logical Fallacy
False Dichotomy (Verses 38-42)
Moral Concern
Binary Justice (Verses 38-42)
Ayat 41
Wajah-wajah berdebu dan gelap bagi orang kafir dan jahat (40-42)
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌtertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
Logical Fallacy
False Dichotomy (Verses 38-42)
Moral Concern
Binary Justice (Verses 38-42)
Ayat 42
Wajah-wajah berdebu dan gelap bagi orang kafir dan jahat (40-42)
أُولَٰئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُMereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.
Logical Fallacy
False Dichotomy (Verses 38-42)
Moral Concern
Binary Justice (Verses 38-42)