Ayat 1
Ayat 1: Sumpah dengan malam ketika menutupi
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang).
Logical Fallacy
Argumen dari Fenomena Alami (Ayat 1-3)
Menampilkan semua ayat dari Al-Lail. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Ayat 1: Sumpah dengan malam ketika menutupi
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang).
Logical Fallacy
Argumen dari Fenomena Alami (Ayat 1-3)
Ayat 2
Ayat 2: Sumpah dengan siang ketika terang benderang
Demi siang bila terang benderang.
Logical Fallacy
Argumen dari Fenomena Alami (Ayat 1-3)
Ayat 3
Ayat 3: Sumpah dengan penciptaan laki-laki dan perempuan
Demi penciptaan laki-laki dan perempuan.
Logical Fallacy
Argumen dari Fenomena Alami (Ayat 1-3)
Ayat 4
Ayat 4: Pernyataan bahwa usaha manusia sungguh berbeda-beda
Sungguh, usahamu memang beraneka macam.
Ayat 5
Ayat 5-7: Konsekuensi bagi yang memberi, bertakwa, dan membenarkan kebaikan
Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
Logical Fallacy
Simplifikasi Berlebihan (Ayat 5-10)
Moral Concern
Konsep Keadilan (Ayat 5-10)
Ayat 6
Ayat 5-7: Konsekuensi bagi yang memberi, bertakwa, dan membenarkan kebaikan
dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga),
Logical Fallacy
Simplifikasi Berlebihan (Ayat 5-10)
Moral Concern
Konsep Keadilan (Ayat 5-10)
Ayat 7
Ayat 5-7: Konsekuensi bagi yang memberi, bertakwa, dan membenarkan kebaikan
maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).
Logical Fallacy
Hubungan Sebab-Akibat yang Tidak Terbukti (Ayat 7 dan 10)
Moral Concern
Konsep Keadilan (Ayat 5-10)
Ayat 8
Ayat 8-10: Konsekuensi bagi yang kikir, merasa cukup, dan mendustakan kebaikan
Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),
Logical Fallacy
Hubungan Sebab-Akibat yang Tidak Terbukti (Ayat 7 dan 10)
Moral Concern
Pandangan tentang Kekayaan (Ayat 8-11)
Ayat 9
Ayat 8-10: Konsekuensi bagi yang kikir, merasa cukup, dan mendustakan kebaikan
serta mendustakan (pahala) yang terbaik,
Logical Fallacy
Hubungan Sebab-Akibat yang Tidak Terbukti (Ayat 7 dan 10)
Moral Concern
Pandangan tentang Kekayaan (Ayat 8-11)
Ayat 10
Ayat 8-10: Konsekuensi bagi yang kikir, merasa cukup, dan mendustakan kebaikan
maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan).
Moral Concern
Pandangan tentang Kekayaan (Ayat 8-11)
Ayat 11
Ayat 11: Pernyataan bahwa harta tidak akan memberi manfaat ketika seseorang binasa
Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
Moral Concern
Pandangan tentang Kekayaan (Ayat 8-11)
Ayat 12
Ayat 12: Pernyataan bahwa petunjuk adalah tanggung jawab Allah
Sesungguhnya Kami lah yang memberi petunjuk,
Moral Concern
Keseimbangan antara Kehendak Bebas dan Petunjuk Ilahi (Ayat 12)
Ayat 13
Ayat 13: Pernyataan bahwa kehidupan akhirat dan dunia adalah milik Allah
dan sesungguhnya milik Kami lah akhirat dan dunia.
Ayat 14
Ayat 14: Peringatan tentang api neraka yang menyala-nyala
Maka aku memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala,
Moral Concern
Konsep Hukuman Kekal (Ayat 14-16)
Ayat 15
Ayat 15-16: Pernyataan bahwa hanya orang yang paling celaka yang akan memasukinya, yaitu yang mendustakan dan berpaling
yang hanya dimasuki oleh orang yang paling celaka,
Logical Fallacy
Pemikiran Kategoris (Ayat 15-17)
Moral Concern
Konsep Hukuman Kekal (Ayat 14-16)
Ayat 16
Ayat 15-16: Pernyataan bahwa hanya orang yang paling celaka yang akan memasukinya, yaitu yang mendustakan dan berpaling
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
Logical Fallacy
Pemikiran Kategoris (Ayat 15-17)
Moral Concern
Konsep Hukuman Kekal (Ayat 14-16)
Ayat 17
Ayat 17-18: Pernyataan bahwa orang bertakwa akan dijauhkan dari neraka, yaitu yang memberikan hartanya untuk menyucikan diri
Dan akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,
Logical Fallacy
Kesalahan Korelasi-Kausalitas (Ayat 15-18)
Ayat 18
Ayat 17-18: Pernyataan bahwa orang bertakwa akan dijauhkan dari neraka, yaitu yang memberikan hartanya untuk menyucikan diri
yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (dirinya),
Moral Concern
Nilai Instrumental vs Intrinsik (Ayat 18-20)
Ayat 19
Ayat 19-20: Pernyataan bahwa pemberian tidak untuk membalas budi, melainkan mencari ridha Allah
dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat padanya yang harus dibalasnya,
Moral Concern
Motivasi Moral (Ayat 19-21)
Ayat 20
Ayat 19-20: Pernyataan bahwa pemberian tidak untuk membalas budi, melainkan mencari ridha Allah
tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
Moral Concern
Motivasi Moral (Ayat 19-21)
Ayat 21
Ayat 21: Janji bahwa orang bertakwa akan mendapat keridaan
Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan (yang sempurna).
Moral Concern
Motivasi Moral (Ayat 19-21)