Bacaan
TopikPembukaan dan Peniadaan Perjanjian (Ayat 1-6)
فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَ
Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa kamu tidak dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir.
Logical Fallacy
Ultimatum dengan Batas Waktu Sewenang-wenang – 'Berjalanlah selama empat bulan' adalah batas waktu yang ditetapkan secara sepihak tanpa negosiasi atau dasar yang dapat dibenarkan secara logis. Ultimatum semacam ini lebih mencerminkan posisi kekuatan daripada keadilan.
Moral Concern
Koersi Berbasis Ultimatum: Pemberian batas waktu 4 bulan sebelum boleh dibunuh adalah bentuk pemaksaan yang tidak memberikan pilihan bebas. Berbeda dengan etika perjanjian yang menghormati hak asasi.
