
Memuat SliceQ
Menyiapkan daftar surat, ayat, dan analisis.

Memuat SliceQ
Menyiapkan daftar surat, ayat, dan analisis.
Asbabun Nuzul
Paruh kedua ayat ini turun sebagai bentuk pujian dari Allah kepada parapenduduk Quba’, sebuah wilayah di pinggir kota Madinah, yang mempu-nyai kebiasaan baik, yakni menggunakan air dalam beristinja.
Topik
Pembangunan Masjid Dhirar untuk memecah belah (Ayat 107-110)
لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
Janganlah engkau melaksanakan salat dalam masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa, sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di sana ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.
Logical Fallacy
Ad Hominem - Ayat 107-110 menolak validitas sebuah masjid berdasarkan siapa yang membangunnya (orang munafik), bukan berdasarkan evaluasi objektif terhadap masjid itu sendiri.
Moral Concern
Pengrusakan Tempat Ibadah - Ayat 107-108 mendorong untuk tidak melaksanakan salat di masjid tertentu "selama-lamanya" karena dibangun oleh orang munafik, potensial mendorong pengrusakan atau pengabaian tempat ibadah.