Topik
Seruan kepada manusia untuk melaksanakan haji (Ayat 27-28)
لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۖ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ
agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan 542) atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.
Kritik
22:28-29 Ritual penyembelihan hewan ("menyebut nama Allah...atas rezeki yang Dia berikan...berupa hewan ternak") menimbulkan pertanyaan etis tentang kesejahteraan hewan dalam skala global. Praktik ini, ketika dilakukan oleh jutaan orang, menciptakan dampak lingkungan dan keberlanjutan yang problematik dalam konteks dunia modern.