Al-Hajj (Haji) Ayat 35

Topik

Penyembelihan hewan kurban (Ayat 34-35)

الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَىٰ مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلَاةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah, hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka.

Kritik

Mendefinisikan keimanan terutama melalui respons emosional ("hati mereka bergetar") alih-alih pemahaman rasional mendorong penghayatan agama berbasis emosi, bukan refleksi intelektual. Konsep "sabar atas apa yang menimpa mereka" potensial mendorong penerimaan pasif terhadap ketidakadilan sosial daripada upaya aktif untuk menciptakan perubahan.

Moral Concern

Penggunaan hewan untuk ritual - Ayat 33-37 mendorong pengorbanan hewan sebagai bagian dari ibadah, praktik yang dapat dipertanyakan dari perspektif etika hewan kontemporer yang mempertimbangkan penderitaan makhluk hidup.