Topik
Penolakan terhadap ayat-ayat Allah (Ayat 66-68)
أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ أَمْ جَاءَهُمْ مَا لَمْ يَأْتِ آبَاءَهُمُ الْأَوَّلِينَ
Maka tidaklah mereka menghayati firman (Allah), atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
Kritik
(23:68-70) Terdapat fallasi logika dalam tuduhan bahwa penolakan terhadap teks semata-mata karena "membenci kebenaran" atau menganggap pembawa pesan "gila". Ini menciptakan lingkaran argumentasi tertutup dimana keraguan intelektual tidak diakui legitimasinya dan semua kritik direduksi menjadi masalah moral penolak.
Logical Fallacy
Argumentum ad Novitatem - Ayat 68 secara tidak langsung menggunakan kebaruan pesan sebagai validasi dengan mempertanyakan apakah penolakan terjadi karena pesan ini tidak pernah sampai kepada nenek moyang mereka.