Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila."
Kritik
Ad hominem langsung: klaim bahwa rasul yang dikirim adalah 'gila' adalah serangan karakter tanpa sanggahan substansial.
Logical Fallacy
Ad hominem - Ketika berhadapan dengan klaim Musa, Fir'aun melabelinya sebagai "orang gila". Ini adalah serangan langsung terhadap kapasitas mental lawan karena kehabisan argumen teologis.
Contradiction
Kontra S17:101-102 tentang dialog Musa-Firaun: S26:27 menggambarkan Firaun menyebut Musa "orang gila." S17:102 menggambarkan dialog berbeda di mana Musa justru mengatakan Firaun yang "celaka." Representasi dialog Musa-Firaun tidak konsisten di berbagai surah.