Ayat 1
Ayat-ayat huruf muqatta'ah (Ta Seem Meem) (Ayat 1)
Ṭā Sīn Mīm.
Menampilkan semua ayat dari Asy-Syu'ara'. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Ayat-ayat huruf muqatta'ah (Ta Seem Meem) (Ayat 1)
Ṭā Sīn Mīm.
Ayat 2
Ayat-ayat kitab yang jelas (Ayat 2)
Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur`an) yang jelas.
Ayat 3
Kegelisahan Nabi karena keengganan orang beriman (Ayat 3)
Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekkah) tidak beriman.
Ayat 4
Kuasa Allah untuk menurunkan tanda (Ayat 4)
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.
Ayat 5
Sikap berpaling dari peringatan (Ayat 5-6)
Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur`an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.
Ayat 6
Sikap berpaling dari peringatan (Ayat 5-6)
Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur`an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.
Ayat 7
Tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi (Ayat 7-9)
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik?
Ayat 8
Tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi (Ayat 7-9)
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 9
Tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi (Ayat 7-9)
Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 10
Perintah Allah kepada Musa untuk menemui kaum yang zalim (Ayat 10-11)
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu,
Ayat 11
Perintah Allah kepada Musa untuk menemui kaum yang zalim (Ayat 10-11)
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
Ayat 12
Kekhawatiran Musa tentang pendustaan (Ayat 12-14)
Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,
Ayat 13
Kekhawatiran Musa tentang pendustaan (Ayat 12-14)
sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar maka utuslah Harun582) (bersamaku).
Ayat 14
Kekhawatiran Musa tentang pendustaan (Ayat 12-14)
Sebab aku berdosa terhadap mereka,583) maka aku takut mereka akan membunuhku."
Ayat 15
Jaminan dukungan Allah (Ayat 15-17)
(Allah) berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan).
Ayat 16
Jaminan dukungan Allah (Ayat 15-17)
Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakan, "Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,
Ayat 17
Jaminan dukungan Allah (Ayat 15-17)
lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami."
Ayat 18
Dialog tentang pengasuhan Musa di istana Fir'aun (Ayat 18-22)
Dia (Fir'aun) menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.584)
Ayat 19
Dialog tentang pengasuhan Musa di istana Fir'aun (Ayat 18-22)
Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan585) dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih."
Ayat 20
Dialog tentang pengasuhan Musa di istana Fir'aun (Ayat 18-22)
Dia (Musa) berkata, "Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.
Ayat 21
Dialog tentang pengasuhan Musa di istana Fir'aun (Ayat 18-22)
Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.
Ayat 22
Dialog tentang pengasuhan Musa di istana Fir'aun (Ayat 18-22)
Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil."
Ayat 23
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Fir'aun bertanya, "Siapa Tuhan seluruh alam itu?"
Ayat 24
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Dia (Musa) menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya."
Ayat 25
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Dia (Fir'aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?"
Ayat 26
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Dia (Musa) berkata, "(Dia) Tuhanmu dan dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu."
Ayat 27
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila."
Ayat 28
Pertanyaan Fir'aun tentang Tuhan (Ayat 23-28)
Dia (Musa) berkata, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti."
Ayat 29
Ancaman Fir'aun kepada Musa (Ayat 29-31)
Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara."
Ayat 30
Ancaman Fir'aun kepada Musa (Ayat 29-31)
Dia (Musa) berkata, "Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu suatu (bukti) yang nyata?"
Ayat 31
Ancaman Fir'aun kepada Musa (Ayat 29-31)
Dia (Fir'aun) berkata, "Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!"
Ayat 32
Mukjizat tongkat dan tangan Musa (Ayat 32-33)
Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang nyata.
Ayat 33
Mukjizat tongkat dan tangan Musa (Ayat 32-33)
Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
Ayat 34
Konspirasi Fir'aun untuk mengumpulkan para penyihir (Ayat 34-37)
Dia (Fir'aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, "Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang penyihir yang pandai.
Ayat 35
Konspirasi Fir'aun untuk mengumpulkan para penyihir (Ayat 34-37)
Dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?"
Ayat 36
Konspirasi Fir'aun untuk mengumpulkan para penyihir (Ayat 34-37)
Mereka menjawab, "Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir),
Ayat 37
Konspirasi Fir'aun untuk mengumpulkan para penyihir (Ayat 34-37)
niscaya mereka akan mendatangkan semua penyihir yang pandai kepadamu.
Ayat 38
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Lalu dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) di hari yang telah ditentukan,
Ayat 39
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
dan diumumkan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu semua,
Ayat 40
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
agar kita mengikuti para penyihir itu, jika mereka yang menang."
Ayat 41
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Maka ketika para penyihir datang, mereka berkata kepada Fir'aun, "Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?"
Ayat 42
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Dia (Fir'aun) menjawab, "Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (dariku)."
Ayat 43
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Dia (Musa) berkata kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."
Ayat 44
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, "Demi kemuliaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang."
Ayat 45
Pertandingan antara Musa dan para penyihir (Ayat 38-45)
Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.586)
Ayat 46
Keimanan para penyihir (Ayat 46-51)
Maka menyungkurlah para penyihir itu, bersujud.
Ayat 47
Keimanan para penyihir (Ayat 46-51)
Mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,
Ayat 48
Keimanan para penyihir (Ayat 46-51)
(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun."
Ayat 49
Ancaman Fir'aun kepada para penyihir (Ayat 49-51)
Dia (Fir'aun) berkata, "Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang, dan sungguh akan aku menyalib kamu semuanya."
Ayat 50
Ancaman Fir'aun kepada para penyihir (Ayat 49-51)
Mereka berkata, "Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami.
Ayat 51
Ancaman Fir'aun kepada para penyihir (Ayat 49-51)
Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena menjadi orang yang pertama-tama beriman."
Ayat 52
Perintah Allah kepada Musa untuk membawa Bani Israel pergi (Ayat 52)
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar."
Ayat 53
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
Kemudian Fir'aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya).
Ayat 54
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
(Fir'aun berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,
Ayat 55
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
Ayat 56
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada."
Ayat 57
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir'aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,
Ayat 58
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,587)
Ayat 59
Pengejaran Fir'aun (Ayat 53-59)
Demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.588)
Ayat 60
Terbelahnya laut (Ayat 60-66)
Lalu (Fir'aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
Ayat 61
Terbelahnya laut (Ayat 60-66)
Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Kita benar-benar akan tersusul."
Ayat 62
Terbelahnya laut (Ayat 60-66)
Dia (Musa) menjawab, "Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
Ayat 63
Terbelahnya laut (Ayat 60-66)
Lalu Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah laut itu dengan tongkatmu." Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
Ayat 64
Terbelahnya laut (Ayat 60-66)
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.589)
Ayat 65
Penyelamatan Bani Israel dan tenggelamnya pasukan Fir'aun (Ayat 65-67)
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.
Ayat 66
Penyelamatan Bani Israel dan tenggelamnya pasukan Fir'aun (Ayat 65-67)
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
Ayat 67
Penyelamatan Bani Israel dan tenggelamnya pasukan Fir'aun (Ayat 65-67)
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 68
Pelajaran dari kisah Musa (Ayat 68)
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 69
Ibrahim bertanya tentang apa yang disembah kaumnya (Ayat 69-71)
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
Ayat 70
Ibrahim bertanya tentang apa yang disembah kaumnya (Ayat 69-71)
Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah?"
Ayat 71
Ibrahim bertanya tentang apa yang disembah kaumnya (Ayat 69-71)
Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya."
Ayat 72
Manfaat dan madarat berhala (Ayat 72-73)
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
Ayat 73
Manfaat dan madarat berhala (Ayat 72-73)
Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?"
Ayat 74
Kritik terhadap tradisi penyembahan nenek moyang (Ayat 74-76)
Mereka menjawab, "Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu."
Ayat 75
Kritik terhadap tradisi penyembahan nenek moyang (Ayat 74-76)
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
Ayat 76
Kritik terhadap tradisi penyembahan nenek moyang (Ayat 74-76)
kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
Ayat 77
Pernyataan Ibrahim tentang permusuhan dengan berhala (Ayat 77)
Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
Ayat 78
Penjelasan tentang Allah yang menciptakan dan memberi petunjuk (Ayat 78)
(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
Ayat 79
Allah yang memberi makan dan minum (Ayat 79)
dan Yang memberi makan dan minum kepadaku,
Ayat 80
Allah yang menyembuhkan penyakit (Ayat 80)
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
Ayat 81
Allah yang mematikan dan menghidupkan (Ayat 81)
dan Yang akan mematikanku, kemudian akan menghidupkanku (kembali),
Ayat 82
Harapan Ibrahim akan pengampunan pada Hari Penghakiman (Ayat 82)
dan Yang sangat ku inginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat."
Ayat 83
Doa Ibrahim untuk kebijaksanaan dan kebaikan (Ayat 83-87)
(Ibrahim berdoa), "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
Ayat 84
Doa Ibrahim untuk kebijaksanaan dan kebaikan (Ayat 83-87)
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
Ayat 85
Doa Ibrahim untuk kebijaksanaan dan kebaikan (Ayat 83-87)
dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,
Ayat 86
Permohonan pengampunan untuk ayahnya (Ayat 86)
dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,
Ayat 87
Tentang Hari Kebangkitan (Ayat 87-89)
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
Ayat 88
Tentang Hari Kebangkitan (Ayat 87-89)
(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
Ayat 89
Tentang Hari Kebangkitan (Ayat 87-89)
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
Ayat 90
Surga bagi orang bertakwa dan neraka bagi penyembah berhala (Ayat 90-93)
dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,
Ayat 91
Surga bagi orang bertakwa dan neraka bagi penyembah berhala (Ayat 90-93)
dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,"
Ayat 92
Surga bagi orang bertakwa dan neraka bagi penyembah berhala (Ayat 90-93)
dan dikatakan kepada mereka, "Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,
Ayat 93
Surga bagi orang bertakwa dan neraka bagi penyembah berhala (Ayat 90-93)
selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
Ayat 94
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,
Ayat 95
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
dan bala tentara Iblis semuanya.
Ayat 96
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
Ayat 97
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
"Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
Ayat 98
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
Ayat 99
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.
Ayat 100
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong),
Ayat 101
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab.
Ayat 102
Dialog para penghuni neraka (Ayat 94-102)
Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman."
Ayat 103
Pelajaran dari kisah Ibrahim (Ayat 103-104)
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 104
Pelajaran dari kisah Ibrahim (Ayat 103-104)
Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 105
Pendustaan kaum Nuh terhadap para rasul (Ayat 105)
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
Ayat 106
Seruan Nuh kepada kaumnya untuk bertakwa (Ayat 106-108)
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Ayat 107
Seruan Nuh kepada kaumnya untuk bertakwa (Ayat 106-108)
Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Ayat 108
Seruan Nuh kepada kaumnya untuk bertakwa (Ayat 106-108)
maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Ayat 109
Nuh tidak meminta upah atas dakwahnya (Ayat 109)
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam,
Ayat 110
Seruan untuk ketakwaan dan ketaatan (Ayat 110)
maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku."
Ayat 111
Penolakan karena status pengikut Nuh (Ayat 111-112)
Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?"
Ayat 112
Penolakan karena status pengikut Nuh (Ayat 111-112)
Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.
Ayat 113
Jawaban Nuh tentang keimanan (Ayat 113-115)
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari.
Ayat 114
Jawaban Nuh tentang keimanan (Ayat 113-115)
Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Ayat 115
Jawaban Nuh tentang keimanan (Ayat 113-115)
Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas."
Ayat 116
Ancaman terhadap Nuh (Ayat 116)
Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)."
Ayat 117
Doa Nuh memohon pertolongan (Ayat 117-118)
Dia (Nuh) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;
Ayat 118
Doa Nuh memohon pertolongan (Ayat 117-118)
maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku."
Ayat 119
Penyelamatan Nuh dan pengikutnya di bahtera (Ayat 119-120)
Kemudian Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Ayat 120
Penenggelaman orang-orang yang mendustakan (Ayat 120-121)
Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
Ayat 121
Pelajaran dari kisah Nuh (Ayat 121-122)
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 122
Pelajaran dari kisah Nuh (Ayat 121-122)
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha penyayang.
Ayat 123
Pendustaan kaum 'Ad terhadap para rasul (Ayat 123)
(Kaum) 'Ād telah mendustakan para rasul.
Ayat 124
Seruan Hud untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 124-126)
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Ayat 125
Seruan Hud untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 124-126)
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Ayat 126
Seruan Hud untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 124-126)
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Ayat 127
Hud tidak meminta upah (Ayat 127)
Dan aku tidak minta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Ayat 128
Kritik terhadap keangkuhan kaum 'Ad (Ayat 128-130)
Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
Ayat 129
Kritik terhadap keangkuhan kaum 'Ad (Ayat 128-130)
dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
Ayat 130
Kritik terhadap keangkuhan kaum 'Ad (Ayat 128-130)
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
Ayat 131
Peringatan atas azab yang besar (Ayat 131-135)
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
Ayat 132
Peringatan atas azab yang besar (Ayat 131-135)
dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
Ayat 133
Peringatan atas azab yang besar (Ayat 131-135)
Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
Ayat 134
Peringatan atas azab yang besar (Ayat 131-135)
dan kebun-kebun, dan mata air,
Ayat 135
Peringatan atas azab yang besar (Ayat 131-135)
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar."
Ayat 136
Penolakan dan kedustaan kaum 'Ad (Ayat 136-138)
Mereka menjawab, "Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
Ayat 137
Penolakan dan kedustaan kaum 'Ad (Ayat 136-138)
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
Ayat 138
Penolakan dan kedustaan kaum 'Ad (Ayat 136-138)
dan kami (sama sekali) tidak akan di azab."
Ayat 139
Kehancuran kaum 'Ad (Ayat 139)
Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 140
Pelajaran dari kisah Hud (Ayat 139-140)
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 141
Pendustaan kaum Tsamud (Ayat 141)
Kaum Samud telah mendustakan para rasul.
Ayat 142
Seruan Saleh untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 142-144)
Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Ayat 143
Seruan Saleh untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 142-144)
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Ayat 144
Seruan Saleh untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 142-144)
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Ayat 145
Saleh tidak meminta upah (Ayat 145)
Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan ini, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Ayat 146
Kemewahan hidup kaum Tsamud (Ayat 146-149)
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
Ayat 147
Kemewahan hidup kaum Tsamud (Ayat 146-149)
di dalam kebun-kebun dan mata air,
Ayat 148
Kemewahan hidup kaum Tsamud (Ayat 146-149)
dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
Ayat 149
Kemewahan hidup kaum Tsamud (Ayat 146-149)
Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
Ayat 150
Seruan untuk ketakwaan dan ketaatan (Ayat 150-151)
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Ayat 151
Seruan untuk ketakwaan dan ketaatan (Ayat 150-151)
dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
Ayat 152
Peringatan tentang orang-orang yang berbuat kerusakan (Ayat 152-154)
yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan."
Ayat 153
Peringatan tentang orang-orang yang berbuat kerusakan (Ayat 152-154)
Mereka berkata, "Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
Ayat 154
Peringatan tentang orang-orang yang berbuat kerusakan (Ayat 152-154)
engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah suatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar."
Ayat 155
Mukjizat unta betina sebagai tanda (Ayat 155-156)
Dia (Saleh) menjawab, "Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
Ayat 156
Mukjizat unta betina sebagai tanda (Ayat 155-156)
Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan jahat, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat."
Ayat 157
Pembunuhan unta dan penyesalan (Ayat 157)
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
Ayat 158
Azab yang menimpa kaum Tsamud (Ayat 158)
maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 159
Pelajaran dari kisah Saleh (Ayat 158-159)
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 160
Pendustaan kaum Luth (Ayat 160)
Kaum Luṭ telah mendustakan para rasul,
Ayat 161
Seruan Luth untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 161-163)
ketika saudara mereka Luṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"
Ayat 162
Seruan Luth untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 161-163)
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Ayat 163
Seruan Luth untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 161-163)
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Ayat 164
Luth tidak meminta upah (Ayat 164)
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Ayat 165
Kecaman terhadap hubungan sesama jenis (Ayat 165-166)
Mengapa kamu mendatangi kaum laki-laki dari manusia (berbuat homoseks),
Ayat 166
Kecaman terhadap hubungan sesama jenis (Ayat 165-166)
dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas."
Ayat 167
Ancaman pengusiran (Ayat 167)
Mereka menjawab, "Wahai Luṭ! Jika engkau tidak berhenti, tentu engkau termasuk orang-orang yang terusir."
Ayat 168
Pernyataan kebencian Luth terhadap perbuatan kaumnya (Ayat 168)
Dia (Luṭ) berkata, "Aku sungguh benci kepada perbuatanmu."
Ayat 169
Doa Luth memohon keselamatan (Ayat 169)
(Luṭ berdoa), "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan."
Ayat 170
Penyelamatan Luth dan keluarganya (Ayat 170-171)
Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
Ayat 171
Kebinasaan orang-orang yang tertinggal (Ayat 171-173)
kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang ditinggal.
Ayat 172
Kebinasaan orang-orang yang tertinggal (Ayat 171-173)
Kemudian Kami binasakan yang lain.
Ayat 173
Kebinasaan orang-orang yang tertinggal (Ayat 171-173)
Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Ayat 174
Pelajaran dari kisah Luth (Ayat 174-175)
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 175
Pelajaran dari kisah Luth (Ayat 174-175)
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 176
Pendustaan penduduk Aikah (Ayat 176)
Penduduk Aikah590) telah mendustakan para rasul;
Ayat 177
Seruan Syu'aib untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 177-179)
Ketika Syu'aib berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Ayat 178
Seruan Syu'aib untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 177-179)
Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Ayat 179
Seruan Syu'aib untuk bertakwa dan ketaatan (Ayat 177-179)
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Ayat 180
Syu'aib tidak meminta upah (Ayat 180)
dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Ayat 181
Seruan berlaku adil dalam timbangan dan takaran (Ayat 181-183)
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain;
Ayat 182
Seruan berlaku adil dalam timbangan dan takaran (Ayat 181-183)
dan timbanglah dengan timbangan yang benar.
Ayat 183
Seruan berlaku adil dalam timbangan dan takaran (Ayat 181-183)
Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;
Ayat 184
Peringatan tentang generasi terdahulu (Ayat 184)
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu."
Ayat 185
Tuduhan bahwa Syu'aib terkena sihir (Ayat 185-186)
Mereka berkata, "Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir,
Ayat 186
Tuduhan bahwa Syu'aib terkena sihir (Ayat 185-186)
dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.
Ayat 187
Tantangan menurunkan azab (Ayat 187)
Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
Ayat 188
Jawaban Syu'aib tentang pengetahuan Allah (Ayat 188)
Dia (Syu'aib) berkata, "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Ayat 189
Azab awan yang menimpa kaum Syu'aib (Ayat 189-190)
Kemudian mereka mendustakannya (Syu'aib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.
Ayat 190
Azab awan yang menimpa kaum Syu'aib (Ayat 189-190)
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Ayat 191
Pelajaran dari kisah Syu'aib (Ayat 190-191)
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Ayat 192
Al-Qur'an adalah wahyu dari Tuhan semesta alam (Ayat 192)
Dan sungguh, (Al-Qur`an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
Ayat 193
Diturunkan oleh Jibril ke dalam hati Nabi (Ayat 193-194)
Yang dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-Amīn (Jibril),
Ayat 194
Diturunkan oleh Jibril ke dalam hati Nabi (Ayat 193-194)
ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
Ayat 195
Al-Qur'an dalam bahasa Arab yang jelas (Ayat 195)
dengan bahasa Arab yang jelas.
Ayat 196
Al-Qur'an disebut dalam kitab-kitab terdahulu (Ayat 196-197)
Dan sungguh, (Al-Qur`an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
Ayat 197
Al-Qur'an disebut dalam kitab-kitab terdahulu (Ayat 196-197)
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
Ayat 198
Penyebutan ke Bani Israil sebagai bukti (Ayat 197-199)
Dan seandainya (Al-Qur`an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,
Ayat 199
Penyebutan ke Bani Israil sebagai bukti (Ayat 197-199)
lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
Ayat 200
Al-Qur'an dimasukkan ke dalam hati orang-orang berdosa (Ayat 200-201)
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,
Ayat 201
Al-Qur'an dimasukkan ke dalam hati orang-orang berdosa (Ayat 200-201)
mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih.
Ayat 202
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
Maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya.
Ayat 203
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
l Lalu mereka berkata, "Apakah kami diberi penangguhan waktu?"
Ayat 204
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
Ayat 205
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,
Ayat 206
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,
Ayat 207
Azab datang secara tiba-tiba (Ayat 202-207)
niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan.
Ayat 208
Setiap negeri diberi peringatan sebelum dihancurkan (Ayat 208-209)
Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;
Ayat 209
Setiap negeri diberi peringatan sebelum dihancurkan (Ayat 208-209)
untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim.
Ayat 210
Al-Qur'an bukan dibawa oleh setan (Ayat 210-212)
Dan (Al-Qur`an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
Ayat 211
Al-Qur'an bukan dibawa oleh setan (Ayat 210-212)
Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur`an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.
Ayat 212
Al-Qur'an bukan dibawa oleh setan (Ayat 210-212)
Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.
Ayat 213
Larangan menyekutukan Allah (Ayat 213)
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang di azab.
Ayat 214
Perintah memperingatkan kerabat terdekat (Ayat 214)
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
Ayat 215
Kerendahan hati terhadap orang beriman (Ayat 215)
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.
Ayat 216
Pernyataan ketidakbersalahan atas perbuatan kaum (Ayat 216)
Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan."
Ayat 217
Tawakal kepada Allah (Ayat 217-220)
Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha penyayang,
Ayat 218
Tawakal kepada Allah (Ayat 217-220)
Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk salat),
Ayat 219
Tawakal kepada Allah (Ayat 217-220)
dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
Ayat 220
Tawakal kepada Allah (Ayat 217-220)
Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Ayat 221
Setan turun kepada pendusta dan pendosa (Ayat 221-223)
Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
Ayat 222
Setan turun kepada pendusta dan pendosa (Ayat 221-223)
Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,
Ayat 223
Setan turun kepada pendusta dan pendosa (Ayat 221-223)
mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.
Ayat 224
Penyair diikuti oleh orang-orang yang sesat (Ayat 224-225)
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
Ayat 225
Sifat penyair yang suka mengembara dalam kata-kata (Ayat 225-226)
Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,591)
Ayat 226
Sifat penyair yang suka mengembara dalam kata-kata (Ayat 225-226)
dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
Ayat 227
Pengecualian bagi penyair yang beriman dan beramal saleh (Ayat 227) Peringatan bagi orang-orang zalim (Ayat 227)
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.