Bacaan
TopikKisah Ibrahim dan Kaumnya (Ayat 69-104)
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
Logical Fallacy
(26:78-82): Teleological fallacy — Ibrahim menyatakan serangkaian "Allah yang menciptakan, memberi petunjuk, memberi makan, menyembuhkan, mematikan, menghidupkan, dan mengampuni." Klaim-klaim ini menyandang beban pembuktian yang tidak dipenuhi — setiap fungsi tersebut memiliki penjelasan mekanistik alami.
Scientific Error
Ayat 80 (dalam konteks doa Ibrahim) menyatakan Allah yang menyembuhkan saat sakit. Ini mencerminkan model kausalitas pra-ilmiah yang tidak membedakan antara penyembuhan supranatural dan proses biologis alami. Penyembuhan penyakit dijelaskan oleh sistem imun, farmakologi, dan kedokteran modern — bukan intervensi supranatural.
