Bacaan
TopikKisah Nabi Nuh dan Kaumnya (Ayat 105-122)
فَأَنْجَيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
Kemudian Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Logical Fallacy
(26:119-120): Survivorship bias + glorifikasi destruksi — hanya Nuh dan penumpang kapal yang diselamatkan, sementara "yang tersisa" (seluruh populasi bumi) ditenggelamkan. Narasi ini menyajikan pemusnahan massal sebagai penyelesaian yang bersih dan berkeadilan tanpa mengakui skala destruksinya.
Scientific Error
Ayat 119 (mencakup 119-120) menceritakan Nuh diselamatkan dalam kapal bersama semua makhluk sementara yang lain ditenggelamkan. Tidak ada bukti geologis untuk banjir global yang memusnahkan seluruh kehidupan di bumi. Lapisan sedimen, catatan es (ice core), dan keanekaragaman hayati tidak mendukung bottleneck populasi global pada ±4.000 SM. Kisah Nuh dalam Al-Quran memiliki paralel langsung dengan kisah Utnapishtim dalam Epik Gilgamesh yang lebih tua.
