Bacaan
TopikPerjanjian dengan Para Nabi (Ayat 7-8)
وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنْكَ وَمِنْ نُوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۖ وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan dari engkau (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh,668)
Catatan Depag
*668) Kesanggupan menyampaikan agama kepada umatnya masing-masing.
Logical Fallacy
Circular Authority: Klaim bahwa Allah mengambil perjanjian dari semua nabi utama (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad) menciptakan rantai otoritas yang saling memvalidasi satu sama lain — semua klaim bersumber pada teks yang sama.
Contradiction
Kontradiksi Historis: Tidak ada sumber independen di luar Al-Quran yang mengkonfirmasi adanya 'perjanjian khusus' antara Allah dengan para nabi ini dalam format yang digambarkan Al-Quran.
