Bacaan
TopikPerang Ahzab/Khandaq (Ayat 9-27)
قُلْ مَنْ ذَا الَّذِي يَعْصِمُكُمْ مِنَ اللَّهِ إِنْ أَرَادَ بِكُمْ سُوءًا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ رَحْمَةً ۚ وَلَا يَجِدُونَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا
Katakanlah, "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (ketentuan) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Mereka itu tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
Logical Fallacy
Appeal to Omnipotence / Argument from Fear: Pertanyaan retoris 'siapakah yang bisa melindungimu dari Allah?' adalah intimidasi teologis — digunakan untuk membungkam perlawanan dengan menegaskan kelemahan total manusia di hadapan kehendak ilahi.
