Bacaan
TopikPerang Ahzab/Khandaq (Ayat 9-27)
يَحْسَبُونَ الْأَحْزَابَ لَمْ يَذْهَبُوا ۖ وَإِنْ يَأْتِ الْأَحْزَابُ يَوَدُّوا لَوْ أَنَّهُمْ بَادُونَ فِي الْأَعْرَابِ يَسْأَلُونَ عَنْ أَنْبَائِكُمْ ۖ وَلَوْ كَانُوا فِيكُمْ مَا قَاتَلُوا إِلَّا قَلِيلًا
Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi, dan jika golongan-golongan (yang bersekutu) itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyakan berita tentang kamu. Dan sekiranya mereka berada bersamamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.
Logical Fallacy
Ad Hominem Attack on Non-Combatants: Menggambarkan mereka yang tidak mau berperang sebagai pengecut secara sistematis adalah serangan karakter yang menolak pertimbangan etis atau praktis yang valid.
Moral Concern
Shaming sebagai Alat Mobilisasi: Mendeskripsikan secara negatif mereka yang tidak mau berperang ('berharap pasukan belum pergi') adalah penggunaan rasa malu sosial untuk memaksa partisipasi militer.
