Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan,
Logical Fallacy
Self-Referential Title Assignment: Menyebut Muhammad dengan deretan gelar mulia ("saksi, pembawa berita, pemberi peringatan, penyeru, pelita") dalam teks yang diklaim diterima Muhammad sendiri adalah Ipse Dixit tanpa validasi independen.
Moral Concern
Konstruksi Kultus Personalitas melalui Teks Suci: Penumpukan gelar ilahiah pada Muhammad dalam wahyu yang diklaim diterimanya sendiri menciptakan fondasi kultus personalitas yang tidak dapat dikritisi karena terlindungi oleh otoritas ilahi.
Scientific Error
Astronomi Keliru (konteks): Nabi disebut sebagai 'pelita yang menerangi' (sirajam muniran) menggunakan kata yang sama (muniran) dengan bulan di 25:61 — menunjukkan 'muniran' berarti 'memancarkan cahaya' bukan 'memantulkan cahaya', membuktikan bulan dianggap sumber cahaya mandiri.