Bacaan
TopikKehormatan dan Ketakwaan (Ayat 69-73)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَىٰ فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُوا ۚ وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ وَجِيهًا
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka lontarkan. Dan dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.
Logical Fallacy
Appeal to Analogy without Equivalence: Menggunakan kisah Musa yang 'difitnah' sebagai analogi untuk membela Muhammad dari kritik adalah argumen dari analogi yang tidak membuktikan kebenaran klaim Muhammad sendiri.
Moral Concern
Delegitimasi Kritik kepada Pemimpin Agama: Menggunakan analogi Musa yang "difitnah" untuk melindungi Muhammad dari kritik menciptakan pola di mana setiap kritik terhadap pemimpin agama dapat dilabeli sebagai pengulangan "fitnah historis".
