Bacaan
TopikSikap Orang Munafik (Ayat 16-20)
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ
Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu.
Moral Concern
Kontradiksi Kenabian yang Berdampak Sosial: Nabi yang diperintahkan memohon ampun atas dosanya menunjukkan ketidaksempurnaan yang wajar, namun doktrin maksum (infallibility) yang dikembangkan kemudian menciptakan figur yang tidak dapat dikritisi — gap berbahaya antara teks dan doktrin.
Contradiction
Nabi diperintahkan memohon ampun atas dosanya (a.19) vs doktrin kenabian maksum (terpelihara dari dosa) — jika Nabi maksum, untuk dosa apa ia beristighfar?
