Ayat 1
Kesesatan perbuatan orang kafir yang berpaling dari jalan Allah (Ayat 1)
Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
Menampilkan semua ayat dari Muhammad. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Kesesatan perbuatan orang kafir yang berpaling dari jalan Allah (Ayat 1)
Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
Ayat 2
Pengampunan dan perbaikan keadaan bagi orang beriman (Ayat 2)
Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan kebajikan serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad, dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
Ayat 3
Alasan perbedaan: orang kafir mengikuti kebatilan, orang beriman mengikuti kebenaran (Ayat 3)
Yang demikian itu, karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil (sesat), dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti kebenaran dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia.
Ayat 4
Perintah memerangi orang kafir dalam pertempuran (Ayat 4) Tahapan setelah mengalahkan musuh: mengikat tawanan dengan kuat (Ayat 4) Pilihan setelah perang: membebaskan dengan kemurahan atau tebusan (Ayat 4) Tujuan perang sebagai ujian, bukan untuk pemusnahan (Ayat 4)
Maka apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang), maka pukullah batang leher mereka. Selanjutnya apabila kamu telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka, dan setelah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan, sampai perang selesai. Demikianlah, dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.
Ayat 5
Petunjuk dan perbaikan keadaan bagi yang gugur di jalan Allah (Ayat 5)
Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,
Ayat 6
Jaminan masuk surga yang telah dikenalkan kepada mereka (Ayat 6)
dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.
Ayat 7
Janji pertolongan Allah bagi orang beriman yang menolong agama-Nya (Ayat 7)
Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Ayat 8
Kebinasaan dan kesia-siaan amal bagi orang kafir (Ayat 8)
Dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka, dan Allah menghapus segala amalnya.
Ayat 9
Kesia-siaan amal karena kebencian terhadap wahyu Allah (Ayat 9)
Yang demikian itu karena mereka membenci apa (Al-Qur`an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
Ayat 10
Anjuran mengambil pelajaran dari kehancuran umat terdahulu (Ayat 10)
Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi, sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa.
Ayat 11
Allah sebagai pelindung orang beriman dan ketiadaan pelindung bagi orang kafir (Ayat 11)
Yang demikian itu karena Allah pelindung bagi orang-orang yang beriman; sedang orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka.
Ayat 12
Perbedaan nasib: surga bagi orang beriman, neraka bagi orang kafir (Ayat 12)
Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti hewan makan; dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka.
Ayat 13
Kehancuran negeri yang lebih kuat tanpa penolong (Ayat 13)
Dan betapa banyak negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang pun yang menolong mereka.
Ayat 14
Perbedaan antara yang berada di atas petunjuk dan yang tertipu oleh hawa nafsu (Ayat 14)
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang dijadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya dan mengikuti keinginannya?
Ayat 15
Perumpamaan surga dengan sungai-sungai yang murni dan neraka dengan air mendidih (Ayat 15)
Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?
Ayat 16
Berpura-pura mendengarkan namun bertanya dengan meremehkan (Ayat 16) Hati tertutup dan mengikuti hawa nafsu (Ayat 16)
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu (sahabat-sahabat Nabi), "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci hatinya oleh Allah, dan mengikuti keinginannya.
Ayat 17
Bertambahnya petunjuk bagi orang yang menerima hidayah (Ayat 17)
Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi ketakwaan pada mereka.
Ayat 18
Kedatangan Hari Kiamat secara tiba-tiba (Ayat 18)
Maka apalagi yang mereka tunggu-tunggu selain hari Kiamat, yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, karena tanda-tandanya sungguh telah datang. Maka apa gunanya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila (hari Kiamat) itu sudah datang?
Ayat 19
Perintah bertauhid dan istighfar (Ayat 19)
Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu.
Ayat 20
Kerinduan orang beriman akan turunnya wahyu perang (Ayat 20)
Dan orang-orang yang beriman berkata, "Mengapa tidak ada suatu surah (tentang perintah jihad) yang diturunkan?" Maka apabila ada suatu surah diturunkan yang jelas maksudnya dan di dalamnya terdapat (perintah) perang, engkau melihat orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit akan memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati. Tetapi itu lebih pantas bagi mereka.
Ayat 21
Ketakutan orang munafik saat perintah berperang (Ayat 20-21)
(Yang lebih baik bagi mereka adalah) taat (kepada Allah) dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah (perang) ditetapkan (mereka tidak menyukainya). Padahal jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
Ayat 22
Keutamaan ketaatan dan perkataan yang baik (Ayat 21)
Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, lalu kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
Ayat 23
Peringatan tentang kerusakan jika orang munafik berkuasa (Ayat 22-23)
Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya.
Ayat 24
Hati yang terkunci dari memahami Al-Quran (Ayat 24)
Maka tidakkah mereka menghayati Al-Qur`an, ataukah hati mereka sudah terkunci?
Ayat 25
Kemurtadan setelah petunjuk jelas karena godaan setan (Ayat 25)
Sesungguhnya orang-orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, setanlah yang merayu mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.
Ayat 26
Kesediaan menaati sebagian perintah orang kafir (Ayat 26)
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka telah mengatakan kepada orang-orang (Yahudi) yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah, "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan," tetapi Allah mengetahui rahasia mereka.
Ayat 27
Pencabutan nyawa orang munafik dengan cara mengerikan (Ayat 27)
Maka bagaimana (nasib mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka, memukul wajah dan punggung mereka?
Ayat 28
Kemarahan Allah dan kesia-siaan amal akibat kemunafikan (Ayat 28)
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya; sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
Ayat 29
Kebencian yang tersembunyi di hati orang munafik (Ayat 29)
Atau apakah orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?
Ayat 30
Kemampuan Allah menunjukkan identitas orang munafik (Ayat 30)
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepadamu (Muhammad) sehingga engkau benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan engkau benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengetahui segala perbuatan kamu.
Ayat 31
Ujian untuk membedakan orang yang berjihad dan bersabar (Ayat 31)
Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.
Ayat 32
Kesia-siaan amal orang yang menentang Rasul (Ayat 32)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, mereka tidak akan dapat memberi mudarat (bahaya) kepada Allah sedikit pun. Dan kelak Allah akan menghapus segala amal mereka.
Ayat 33
Kewajiban taat kepada Allah dan Rasul (Ayat 33)
Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu merusakkan segala amalmu!
Ayat 34
Ketiadaan ampunan bagi yang mati dalam kekafiran (Ayat 34)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah, kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
Ayat 35
Larangan meminta damai saat dalam posisi unggul (Ayat 35)
Maka janganlah kamu lemah dan mengajak damai, karena kamulah yang lebih unggul, dan Allah (pun) bersama kamu, dan Dia tidak akan mengurangi segala amalmu.
Ayat 36
Hakikat kehidupan dunia sebagai permainan (Ayat 36)
Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu, dan Dia tidak akan meminta hartamu.
Ayat 37
Kebakhilan sebagai sifat tercela (Ayat 37-38)
Sekiranya Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (agar memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir, dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.
Ayat 38
Peringatan tentang penggantian kaum jika berpaling dari agama (Ayat 38)
Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (hartamu) di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah lah Yang Mahakaya, dan kamulah yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu.