Bacaan
TopikBalasan Indah Bagi Orang Bertakwa (31-37)
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا
dan gadis-gadis belia yang sebaya,
Kritik
- Ayat 33-34 (Sisipan Asing): Ayat 33 dan 34 (yang menceritakan tentang gadis-gadis dan gelas yang penuh) adalah sisipan asing. Jika kedua ayat ini dibaca di posisinya saat ini, mereka secara total memutus kesinambungan tema dan kalimat antara ayat 32 dan 35.
- Kata Arab kawāʿiba atrāban berarti gadis-gadis berdada montok/menonjol yang sebaya. Depag menerjemahkan "gadis-gadis belia yang sebaya" — deskripsi fisik (kawāʿib) dihilangkan sepenuhnya. Khas pelembutan pada ayat-ayat berkonten seksual surga.
Moral Concern
(78:33): Mengobjektifikasi perempuan dengan menjanjikan "gadis-gadis belia yang sebaya" sebagai hadiah di surga. Ini secara langsung mereduksi nilai perempuan menjadi komoditas seksual dan pelengkap kesenangan bagi laki-laki.
Contradiction
Bidadari sebagai 'teman sebaya' untuk laki-laki (a.33): asimetri gender surga — hadiah seksual untuk pria tidak ada padanannya bagi wanita
